Kasus " Fitsa Hats " Akan Diperkarakan Novel Bamukmin


Marcoberita.com , Jakarta - Salah satu Jendral FPI Jakarta, Novel Hasan Bamukmin menyebutkan kesalahan pengetikan nama bekas tempat saya bekerja dulu yaitu restoran cepat saji Pizza Hut berubah Fitsa Hats tanpa disengaja dan bukan dilakukan oleh dirinya.

Soal " Fitsa Hats " itu tercatat dalam Berita Acara Pemeriksaan atau biasa disebut dengan BAP.Novel juga menandatanginya sebagai salah satu saksi dalam kasus penistaan agama uang dilakukan oleh AHOK atau Basuki Tjahaja Purnama.

Novel juga menjelaskan bahwa kesalahan pengetikan Fitsa Hats ini murni kesalahan sang penyidik.

Dan Novel Chaidir Hasan Bamukmin akan melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke polisi karena telah melakukan perbuatan fitnah terhadap dirinya. Hal itu berkaitan dengan pernyataan Ahok usai menjalani sidang keempat perkara dugaan penistaan agama pada, Selasa, 3 Januari 2017 kemarin.

Saat itu, Ahok menyebutkan bahwa Novel dengan sengaja mengubah identitasnya saat bekerja di restoran cepat saji asal Amerika Serikat, Pizza Hut, menjadi Fitsa Hats dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lantaran malu bekerja di perusahaan yang dipimpin oleh orang non-muslim.

Ungkapnya " Saya dianggap malu karena bekerja dengan orang Amerika dan perusahaan Amerika asli.Tentu saya akan melaporkan AHOK karena atas tuduhan pencemaran nama baik dan menyebarkan fitnah.Karena saya dituduh dengan sengaja mengubah kata Pizza Hut dan merubah BAP.itu tuduhan yang sangat keji karena saya sama sekali tidak tahu menahu apalagi dengan sengaja menggantinya.

Novel juga mengatakan " Ini sepertinya memang cara Ahok untuk mengalihkan isu.Yaitu dengan cara yang tidak lazim seperti membalikan fakta menghalalkan segala cara untuk menang.Biar masyarakat yang menilai saja ini ada ciri khas kaum kafir mencari - cari kesalahan yang tidak ada menjadi ada ".
(I.T/poker)

BACA JUGA : Menurut Novel, Mayoritas Umat Islam Yang Berada Di Kepulauan Seribu Kurang Beriman

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »